Kamis, 01 April 2010
PERANAN PENTING RUMAH SAKIT DALAM PENANGGULANGAN TB
Pelaksanaan strategi DOTS (Directly Observed Treatment Shortcourse) di rumah sakit merupakan salah satu upaya penting dalam menanggulangi TB di Indonesia, mengingat banyaknya permasalahan yang muncul terkait dengan kasus TB. Permasalahan yang ada yaitu, tingginya angka putus berobat (drop out), angka keberhasilan pengobatan yang rendah, peningkatan kasus HIV di rumah sakit, munculnya resistensi Obat Anti TB (OAT)/Multi Drug Resistant (MDR) TB akibat kurangnya pengawasan terhadap program pelayanan TB, persediaan OAT yang tidak memadai, kualitas obat yang tidak memenuhi standar, dan penatalaksanaan pengobatan yang tidak adekuat.
| Selengkapnya
Selasa, 30 Maret 2010
SELAMATKAN KELUARGA DARI TB
Sekitar 7000 orang dari berbagai organisasi masyarakat seperti Aisyiyah/ Muhammadiyah, Nahdatul Ulama, Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa, Yayasan Pembina Anak Remaja Indonesia dan karyawan dari Jamsostek, Kementerian Kesehatan, Kementerian PP dan PA dan Kemenko Kesra hadiri gerak jalan sehat memperingati Hari Tuberkulosis (TB) Sedunia di Parkir Timur Senayan Jakarta pada tanggal 28 Maret 2010.
| Selengkapnya
Senin, 29 Maret 2010
TINGKATKAN INOVASI, PERCEPAT AKSI MELAWAN TB
Tingkatkan Inovasi, percepat aksi melawan Tuberkulosis adalah tema peringatan Hari TB Sedunia yang ke-128 yang diperingati setiap tanggal 24 Maret untuk menghormati Ilmuwan Jerman Robert Koch sebagai penemu kuman Mycobacterium tuberculosis penyebab tuberculosis. | Selengkapnya
Kamis, 25 Maret 2010
PENGENDALIAN TB DI INDONESIA MENDEKATI MDG
Pengendalian Tuberkulosis (TB) di Indonesia telah mendekati target Millenium Development Goals (MDGs). Pada tahun 2008 prevalensi TB di Indonesia mencapai 253 per 100.000 penduduk, sedangkan target MDGs pada tahun 2015 adalah 222 per 100.000 penduduk. | Selengkapnya
Rabu, 24 Maret 2010
HARI TB SEDUNIA
TB merupakan salah satu masalah kesehatan penting di Indonesia. Selain itu, Indonesia menduduki peringkat ke-3 negara dengan jumlah penderita TB terbanyak di dunia setelah India dan China. Jumlah pasien TB di Indonesia adalah sekitar 5,8 % dari total jumlah pasien TB dunia. Di Indonesia, diperkirakan setiap tahun terdapat 528.000 kasus TB baru dengan kematian sekitar 91.000 orang. Angka prevalensi TB di Indonesia pada tahun 2009 adalah 100 per 100.000 penduduk dan TB terjadi pada lebih dari 70% usia produktif. Dalam pada itu kerugian ekonomi akibat TB juga cukup besar.
| Selengkapnya
Senin, 22 Maret 2010
PERLU KEMITRAAN DALAM PENANGULANGAN TB
Indonesia sudah berada pada arah yang tepat dalam pelaksanaan program penanggulangan Tuberkulosis (TB), dibuktikan dengan telah dicapainya target global sejak tahun 2006 yaitu penemuan kasus baru >70% dan angka kesembuhan >85%.
| Selengkapnya
Senin, 01 Februari 2010
Garut Waspada Penularan TB Paru
Penularan penyakit TB paru ini diprediksi akan terjadi di seluruh Garut. Karena, domisili para penderita tersebar di 42 kecamatan yang ada di Garut, sehingga dari satu orang penderita, dapat menular terhadap lima sampai 10 orang. | Selengkapnya
Kamis, 28 Januari 2010
2010, Tahun Pembersihan Paru
Saat ini, di Indonesia, penyakit pernapasan menduduki peringkat 10 besar penyebab kesakitan dan kematian terbanyak. Variasi penyakit paru di Indonesia meliputi infeksi pernapasan akut, bronkitis kronik, Penyakit Paru Obstruktif Kronik (PPOK), asma, emfisema, sampai kanker paru. | Selengkapnya
Jumat, 22 Januari 2010
Penyakit Paru Makin Menjadi Beban
JAKARTA - Penyakit paru semakin menjadi beban kesehatan masyarakat. Tantangan guna pengendalian penyakit itu juga bertambah berat, antara lain, karena memburuknya lingkungan hidup, kebiasaan merokok, dan jenis penyakit infeksi baru yang bermunculan.
| Selengkapnya
Minggu, 10 Januari 2010
Garut Waspada Penularan TB Paru
Garut -Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Jawa Barat menyatakan daerahnya waspada penyakit Tuberculosis (TB) Paru. Soalnya, penderita yang berjumlah 2.400 orang belum seluruhnya mendapatkan pengobatan. Target pengobatan TB paru baru mencapai 50 persen setiap tahunnya, ujar Kepala Bidang Pemberantasan Penyakit Menular Dinas Kesehatan Kabupaten Garut, Dede Rohmansyah, kepada Tempo diruang kerjanya, Kamis (28/1). | Selengkapnya
|